← Kembali ke daftar tokoh

Sinta

Dewi Janaki, Dewi Maeswara, Dewi Widawati
Alus Mantili

Identitas & Silsilah Trahing Kusuma

  • AyahPrabu Janaka
  • IbuDewi Sukasalya
  • SaudaraDewi Shinta merupakan putri angkat Prabu Janaka, namun dalam beberapa versi dianggap sebagai titisan Dewi Widawati.
  • WilayahMantili

Sinta adalah tokoh wayang purwa, dikenal juga dengan nama Dewi Janaki, Dewi Maeswara, Dewi Widawati, putra dari Prabu Janaka dan Dewi Sukasalya.

Analisis Visual & Ikonografi Wanda

Golongan Putren (putri halus). Postur tubuh memanjang anggun dan langsing dengan gaya berjalan/berdiri yang ramping (*lencir/jangkung*). Bentuk wajah *kedhelan* (oval seperti biji kedelai) atau *mblarak ngirid*, mata *mripat liyepan* (sayu, lembut, menyipit halus), hidung *walimiring* (mancung tajam seperti pisau raut), mulut *kuncup* (terkatup manis). Arah pandang menunduk (*tunduk/tunggak*), mencerminkan kesopanan, kesetiaan, dan kepasrahan wanita ningrat Jawa. Beberapa wanda spesifik yang dikenal pada wayang kulit Jawa meliputi Wanda Malatsih (ekspresi haru/pilu), Wanda Riris (lembut prihatin), dan Wanda Mimis.

Karakteristik & Watak Sifat

Wajah tenang, teduh, anggun, namun tersirat duka yang terpendam (*prihatin*), keanggunan yang tabah, serta kesetiaan yang murni dan teguh.

Esensi Filosofis Piwulang

Tokoh Dewi Sinta mengajarkan tentang pentingnya kesetiaan dan kesucian batin dalam menghadapi ujian hidup yang sulit. Ia menjadi simbol ideal bagi wanita yang mampu menjaga martabat serta integritas diri di tengah tekanan eksternal. Ketegarannya memberikan pelajaran bahwa kesabaran adalah kekuatan utama dalam mempertahankan prinsip kebenaran.